Bisnis Barbershop

Bisnis Barbershop

Bisnis barbershop merupakan salah satu usaha dibidang jasa yang saat ini banyak diminati masyarakat Indonesia. Berbeda dengan pangkas rambut biasa, barbershop mengusung tampilan dan pelayanan lebih modern. Baik dari segi tempat, peralatan, maupun pelayanan, barbershop merupakan tingkatan level diatas tempat pangkas rambut atau potong rambut biasa.

bisnis barbershop

Memotong rambut merupakan suatu kebiasaan yang tidak dapat dilewatkan oleh para pria. Bukan hanya para wanita saja yang butuh memperhatikan style rambutnya, kaum pria pun juga sangat membutuhkan perhatian style rambutnya mereka sendiri.

Memotong rambut umumnya dilakukan tiap bulan sekali atau beberapa bulan sekali. Mulai dari anak- anak sekolah yang rutinitas memotong rambutnya tiap bulan sekali. Hingga para mahasiswa ataupun pekerja yang memiliki rutinitas memotong rambutnya 1 bulan lebih sekali, bahkan 2 bulan sekali tergantung keinginan masing-masing.

Dikarenakan tingginya kebutuhan konsumen, banyak bermunculan usaha barbershop yang dikhususkan untuk kalangan pria saja. Bisnis ini mungkin terlihat sederhana, namun banyak orang yang tidak sadar akan peluang omset bisnis barbershop ini.

Nah untuk itu Anda perlu mencermati tips-tips berikut untuk mengawali bisnis barbershop agar berhasil.

 

1. Mencari Barbershop Franchise Terbaik

Untuk mengawali bisnis barbershop, anda bisa melakukan kerjasama dengan pihak franchisor. Dengan begitu, Anda tidak perlu memikirkan marketing untuk meningkatkan popularisme bisnis barbershop Anda. Karena jangkauan pasarnya telah tersedia dan anda hanya perlu melakukan ekspansi saja.

bisnis barbershop

Hal kedua yang menjadi alasan pemilihan barbershop franchise kerap dipilih adalah tidak perlu memikirkan merek, izin pembuatan merek, dan lain-lain. Karena dalam pembelian franchise, semua telah include menjadi satu kesatuan. Mulai dari set peralatan dan perlengkapan barbershop, desain outlet barbershop, lisensi kemitraan, SDM/Kapster, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda hanya perlu memikirkan modal untuk pembelian franchise tersebut beserta produknya daripada harus memikirkan pendirian bisnis barbershop dari awal.

Produk merupakan salah satu tipikal sebuah bisnis agar dapat berjalan dengan lancar. Hal tersebut tentunya tidak perlu Anda pikirkan lagi ketika memilih franchise dalam mendirikan sebuah bisnis barbershop. Sebab dalam pembelian franchise, maka otomatis Anda juga akan mendapatkan produk keluaran dari franchise tersebut.

Hal ketiga adalah kemungkinan resiko kerugiannya yang sangat kecil. Karena jika pendirian bisnis barbershop melalui franchisor tentunya telah memiliki customer loyal untuk menggunakan jasa tersebut. Dan popularitas yang dimilikinya otomatis menyediakan jangkauan pasar yang luas sehingga Anda tidak perlu terlalu memperhatikan teknik marketing selain untuk ekspansi.

 

2. Mencari Tempat Strategis

Memastikan suatu tempat strategis untuk berbisnis sangatlah vital, oleh sebab itu posisi lokasi bisnis ini wajib dipikirkan secara matang. Jika posisi lokasi bisnis Anda strategis, maka akan mempengaruhi tingkat penjualan Anda.

Dengan posisi yang strategis, juga akan mempermudah calon pelanggan menjumpai barbershop Anda. Terlebih jika posisi barbershop Anda berada dekat atau disekitar kampus ataupun kosan mahasiswa. Perihal ini akan membuat makin ramainya pelanggan berkunjung ke barbershop Anda.

 

3. Carilah Posisi Lokasi yang Sedikit Pesaing

Anda juga harus memperhatikan pesaing dalam bisnis barbershop. Sebagai contoh, ketika di daerah tersebut sudah banyak barbershop dan memang sudah terlihat ramai, lebih baik Anda mencari lokasi yang lain. Karena hal ini pasti akan membuat persaingan semakin tinggi dengan mereka.

Bisnis barbershop merupakan salah satu bisnis yang potensial apabila Anda berniat untuk menggeluti bidang bisnis. Sebab, jenis bisnis ini tergolong lebih mudah dilakukan dibandingkan harus mendirikan bisnis dari awal dan mencari nama di pasaran.

Potensi Bisnis Barbershop

Potensi Bisnis Barbershop

Setiap pria pasti sangat memperhatikan penampilannya agar terlihat rapi terutama dibagian kepala. Rambut sebagai mahkota yang perlu dijaga dan dirawat. Setiap waktu rambut selalu mengalami pertumbuhan sehingga tak sedikit pria yang lebih memilih memangkasnya ke barbershop. Hal ini bisa jadi potensi bisnis barbershop bagi anda yang memiliki kehalian dalam memangkas rambut.

Potensi Bisnis Barbershop

Potensi Bisnis Barbershop

Setiap bisnis pasti memiliki potensi yang cukup baik jika dikembangkan dengan cara yang tepat. Begitu pula pada bisnis barbershop yang memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Hal penting yang perlu dilakukan sebelum membuka bisnis ini yaitu menganalisis peluang dan potensi bisnisnya. Berikut beberapa poin terkait dengan potensi bisnis barbershop.

 

1. Dibutuhkan Banyak Orang

Barbershop sebagai jasa layanan pangkas rambut yang lebih didominasi oleh pelanggan pria. Setiap daerah di Indonesia pun pasti memiliki penduduk pria yang tak sedikit. Sehingga keberadaan barbershop di lingkungan mereka sangat berguna. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pangkas rambut oleh para pria sewaktu-waktu.

 

2. Biaya Layanan yang Terjangkau

Bila dibandingkan dengan salon, memangkas rambut di barbershop dinilai lebih murah. Umumnya untuk pangkas rambut dan tambahan treatment lainnya, biasanya dipatok sekitar Rp30.000,- hingga Rp50.000,-. Terkadang juga tersedia layanan lain dengan paket hemat atau bundling harga.

3. Pangsa Pasar yang Luas

Bilamana anda membuka outlet barbershop di tengah kota, maka pelanggan yang datang tidak serta merta orang yang tinggal di dekat outlet anda saja. Tetapi bisa dari berbagai kota yang melintasi daerah tersebut. Atau jika layanan anda sangat berkualitas, maka pelanggan yang berasal dari jauh sekalipun tak segan datang untuk menikmati pangkas rambut di tempat anda.

4. Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Selain lebih mudah, tentu saja bisnis barbershop tersebut merupakan investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Sebab bisnis ini selalu dibutuhkan oleh konsumen untuk semua golongan usia terutama kaum pria.

Selain itu, bisnis ini juga tidak terkikis oleh zaman bahkan di masa pandemi sekalipun tetap laris dan kokoh bertahan. Dalam hal perawatan peralatan barbershop itu sendiri juga tidak banyak mengeluarkan anggaran.

5. Sistem Kerja yang Mudah Dilakukan

Bisnis ini umumnya memiliki sistem kerja barbershop yang dikenal mudah untuk dilakukan. Tergantung dengan konsep bisnis anda berupa pendirian usaha perseorangan atau ikut bisnis waralaba. Jika usaha perseorangan, maka anda perlu membuat branding dan meningkatkan promosi tanpa bantuan siapapun. Berbeda dengan waralaba yang akan dibantu oleh franchisor.

6. Keuntungan Balik Modal Lebih Cepat

Berbagai bentuk preparing usaha perlu dipersiapkan dengan baik, terutama adalah modalnya. Setidaknya anda perlu membuat proyeksi bisnis agar nantinya anda bisa melihat berapa keuntungan yang akan anda dapat selama bisnis berjalan.

7. Bisa Sebagai Pengembangan Kombinasi Usaha Sampingan

Bisnis barbershop juga bisa anda lakukan sebagai kerja sampingan untuk menambah penghasilan pokok anda. Itulah gambaran mengenai potensi bisnis barbershop yang dapat anda ketahui. Berbisnis adalah pilihan kita untuk terjun menghadapi tantangan yang baru.

Begitu pula ketika anda memulai bisnis barbershop yang mana bisa mendapat banyak pelanggan jikalau pelayanan dan promosi yang anda lakukan tepat. Selain itu tanamkan niat dan ketekunan dalam bekerja.

Konsep Bisnis Barbershop

Konsep Bisnis Barbershop

Dalam merintis bisnis barbershop, diharapkan seorang pebisnis atau owner harus bisa mengelola bisnisnya dengan baik agar bisa memperoleh hasil. Akan tetapi, anda perlu tahu bahwa mendirikan bisnis barbershop bukanlah hal yang mudah. Dimana anda perlu menganalisis kelayakan usaha anda dan menerapkan konsep bisnis barbershop yang tepat.

Konsep Bisnis Barbershop

Melihat praktik dari bisnis barbershop modern yang ada di pasaran, bahwasanya setiap barbershop memiliki kemiripan pada konsep bisnisnya. Bahkan tak sedikit pula barbershop yang dijalankan dengan basis waralaba. Sehingga setiap cabang memiliki konsep yang sama. Setiap konsep bisnis barbershop tersebut dapat anda ketahui pada pembahasan berikut.

 

1. Lokasi Bisnis Barbershop

Salah satu hal yang paling berpengaruh terhadap berlangsungnya bisnis adalah pemilihan tempat atau lokasi usaha. Agar bisnis barbershop anda ramai dikunjungi pelanggan, ada baiknya jika anda memilih lokasi usaha yang dekat dengan orang berlalu lalang. Misalnya di tepi jalan, di dekat fasilitas publik, atau ditempat lainnya.

Jika anda tak memiliki tempat kepemilikan sendiri, anda bisa menyewa tempat seperti kios atau kontrakan di dekat kawasan yang ramai. Hindari membuka bisnis barbershop di daerah sepi. Anda bukannya akan mendapatkan untung malah lebih bunting karena pemasukan yang minim.

 

2. Kualitas SDM pada Bisnis Barbershop

Barbershop merupakan bisnis yang bergerak pada bidang pelayanan pangkas rambut. Dimana setiap tenaga yang bekerja di barbershop dituntut untuk mahir di bidangnya. Contohnya seorang pemangkas rambut hendaknya bisa memangkas rambut dengan berbagai model gaya rambut. Akan lebih baik jika tenaga SDM memiliki kualifikasi kompetensi yang mumpuni.

Agar tenaga SDM anda seperti barber atau capster memiliki keahlian yang lebih lihai, anda perlu mengadakan proses training sesuai bidangnya. Umumnya proses training dilakukan minimal 2 minggu untuk memperoleh tenaga yang kompeten. Anda bisa melakukan training SDM anda baik training sendiri atau menggunakan jasa training dari luar bisnis anda.

 

3. Desain Interior yang Lebih Nyaman

Pangkas rambut biasa yang umumnya memiliki tampilan eksterior dan interior ruang yang sangat sederhana. Namun jika sudah menyebut nama barbershop, pasti manajemen bisnis barbershop sudah cukup ditingkatkan untuk menjadi lebih baik lagi. Seperti pada desain interior yang lebih bersih, nyaman dan enak dipandang setiap pelanggan.

 

4. Layanan yang Ditawarkan

Layanan yang ditawarkan tiap-tiap barbershop tidak selalu pangkas rambut saja. Tetapi ada beberapa pilihan lain yang dijamin akan memanjakan pelanggan. Misalnya ada layanan creambath, pijat kepala, ganti warna rambut, atau cukur rambut untuk anak-anak. Seluruh layanan tersebut bisa ditemukan di hampir setiap barbershop yang ada di tiap-tiap daerah.

 

5. Sistem Promosi dan Pemasaran

Proses promosi hingga pemasaran bisnis barbershop pun tak boleh ketinggalan. Jika hanya bermodalkan banner yang dipasang di lokasi usaha memang belum cukup untuk meningkatkan pelanggan. Ada baiknya jika anda memberikan promosi menarik seperti paket bundling, diskon potongan harga, sistem  harga coret atau pemberian voucher pangkas rambut.

Selain berpromosi secara langsung (offline), anda juga bisa menggunakan alternatif lain yakni melalui jaringan online. Misal anda membuat website resmi dari brand barbershop anda, membuat akun sosial media, atau memanfaatkan fitur layanan iklan di pencarian browser.

Itulah konsep bisnis barbershop yang dapat anda perhatikan dan diterapkan pada bisnis anda. Tujuan utama mengatur konsep bisnis adalah agar lebih terkelola dengan baik. Sehingga anda pun mendapatkan keuntungan lebih, baik dari segi peningkatan tata kelola bisnis hingga cuan yang berhasil anda kumpulkan.

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Sejak awal tahun 2020, pandemi covid-19 mulai merebak dan menjadikan terhalangnya berbagai aktivitas manusia. Mulai dari sekolah, pekerjaan, beragam jenis usaha pun ikut terdampak. Salah satunya adalah bisnis barbershop di masa pandemi yang sifatnya menyangkut pada produk pelayanan publik langsung pun terkena imbasnya.

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Saat kasus pasien positif covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan, pemerintah memberlakukan beberapa aturan ketat terkait social anda physical distancing. Sehingga pada bisnis barbershop pun cukup terkendala saat berhadapan langsung dengan pelanggan. Namun ada beberapa tips yang bisa diterapkan bisnis barbershop di masa pandemi, diantaranya :

 

1. Selalu Menerapkan Protokol Kesehatan

Pandemi covid berhubungan erat dengan sistem kekebalan dan kesehatan tubuh manusia. Penularan bisa terjadi melalui percikan droplet ataupun bekas sentuhan dengan penderita. Maka dari itu, setiap pelanggan yang datang ke barbershop hendaknya selalu menerapkan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

 

2. Menerapkan Sistem Pendaftaran Online

Pemerintah menerapkan physical distancing dengan jarak minimal 1 meter. Apabila pelanggan barbershop terlalu berdekatan saat datang ke barbershop, sebaiknya anda perlu memutar otak agar tidak ada kerumunan di bisnis anda. Salah satunya dengan menerapkan sistem pendaftaran online. Misal melalui chat WA, website, ataupun aplikasi.

 

3. Memberi Batasan Kuota Pelanggan Setiap Harinya

Dalam kondisi normal, jika bisnis barbershop anda sering dikunjungi pelanggan, maka dalam kondisi pandemi saat ini anda perlu mengatur strategi baru. Buatlah batasan kuota pelanggan yang datang per harinya. Misal biasanya per hari mendapat 50 pelanggan, kini anda bisa membatasi sekitar 20 – 30 pelanggan. Anda juga bisa membuat membuat pembagian shift.

 

4. Selalu Menjaga Higienitas dan Sterilitas

Seorang barber dalam kegiatannya selalu bersentuhan dengan pelanggan karena terkait dengan layanan barbershop adalah seperti potong rambut. Untuk mengurangi penularan covid, maka hendaknya setiap peralatan cukur dibersihkan hingga steril. Selain itu, anda juga perlu mencuci cover jubah yang digunakan pelanggan saat pangkas rambut.

 

5. Menjaga Kebersihan Lingkungan Bisnis

Mendirikan usaha barbershop di masa pandemi ini memang banyak kendala dan tantangan. Namun jangan mengeluh dari setiap regulasi yang dicanangkan pemerintah terkait pencegahan covid di masyarakat. Anda bisa melihat sisi positif yang ditimbulkan dari keadaan buruk pandemi ini.

Sisi positifnya, anda dituntut untuk selalu menjaga kebersihan dalam lingkungan bisnis barbershop anda. misal membersihkan cermin, lantai, tempat duduk hingga menyemprotkan disinfektan.

 

6. Menerapkan Sistem Pembayaran Digital

Uang menjadi salah satu media yang sering dianggap sebagai sumber penularan virus covid. Sebagai bentuk pencegahan risiko tertular virus, anda bisa menerapkan sistem pembayaran jasa dalam bentuk nontunai. Contohnya yaitu menggunakan uang virtual melalui aplikasi digital atau melalui rekening bank online.

 

7. Membuat Modifikasi Ruangan yang Sesuai Kondisi

Salah satu cara agar tetap produktif di tengah pandemi, anda bisa membuat modifikasi ruangan dengan beberapa komponen tambahan. Misalnya membuat sekat antara satu tempat duduk dengan lainnya. Sekat yang bisa digunakan berupa fiber plastik bening atau acrylic. Selain itu, anda juga bisa memberikan jubah daur ulang yang digunakan untuk sekali pakai.

Itulah beberapa tips yang dapat anda terapkan pada bisnis barbershop di tengah pandemi. Karena virus covid dapat menular melalui sentuhan antar manusia, diharapkan masing-masing pribadi perlu sadar diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Sehingga salam menjalankan bisnis pun, kita harus selalu waspada dan selalu mematuhi peraturan yang berlaku.

Perbedaan Barbershop Dan Salon

Perbedaan Barbershop Dan Salon

Banyak orang berpikir, penampilan hanya dilihat dari cara berpakaian saja. Siapa sangka, rambut juga penting dan sangat berpengaruh pada penampilan seseorang. Sehingga tak jarang, orang berbondong-bondong pergi ke salon atau barbershop untuk perawatan hingga pangkas rambut. Sekilas keduanya memiliki layanan yang sama, lantas apakah perbedaan barbershop dan salon?

Perbedaan Barbershop Dan Salon
Barbershop
Perbedaan Barbershop Dan Salon
Salon

Barbershop dan salon memang dianggap oleh masyarakat sama-sama mempunyai layanan pangkas rambut dan perawatan rambut. Namun pada kenyataannya, kedua objek tersebut cukup berbeda jika ditelisik lebih jauh. Untuk mengetahui perbedaan barbershop dan salon dan salon, simak pembahasannya sebagai berikut ini.

 

1. Target Pemasarannya

Perbedaan pertama dapat dilihat dari target pemasarannya. Layanan dari barbershop kebanyakan ditujukan bagi pria. Dimana seorang barber rata-rata hanya menguasai teknik pangkas rambut untuk pria saja. Berbeda halnya dengan salon yang secara umum ditujukan oleh pelanggan wanita.

Sebenarnya tak menutup kemungkinan jika salon melayani perawatan dan pangkas rambut pria. Namun praktik di lapangan menunjukkan perbandingan 7 : 3 di tiap daerah, dimana pelanggan wanita lebih mendominasi menggunakan layanan dari salon. Apalagi salon juga tak hanya menawarkan perawatan rambut saja, tetapi ada juga perawatan untuk wajah.

 

2. Peralatan yang Digunakan

Walaupun bergerak dalam bidang yang sama, keduanya menggunakan peralatan kerja yang berbeda. Misalnya pada barbershop, karena pelayanan utamanya adalah pangkas rambut, maka peralatan pangkas rambut pun harus lengkap. Alat pangkas rambut pun bisa saja ada pada setiap salon, namun kemungkinan tidak terlalu lengkap.

 

3. Model dan Gaya Rambut yang Ditawarkan

Gaya rambut yang ditawarkan oleh barbershop bisa sangat beragam tergantung dengan pelanggan yang menginginkannya. Tenaga barber pun dituntut harus bisa mengikuti setiap tren pangkas rambut pria. Sedangkan pada salon yang pangsa pasarnya untuk para wanita, maka gaya rambut juga menyesuaikan dengan tren gaya rambut wanita.

 

4. Produk Layanan yang Ditawarkan

Salah satu bedanya barbershop dengan salon adalah melihat dari produk layanan yang ditawarkan. Umumnya barbershop menawarkan layanan berupa pangkas rambut, shaving, trimming, dan pijat kepala. Tak hanya untuk pria dewasa saja, barbershop seringkali menawarkan pangkas rambut untuk usia anak-anak.

Sementara untuk produk layanan yang ditawarkan oleh salon sebenarnya tak jauh berbeda dengan barbershop. Biasanya menawarkan pangkas rambut untuk wanita, smoothing, rebonding, creambath, hair coloring, ataupun rolling rambut. Namun kebanyakan salon juga menawarkan jasa riasan baik itu riasan biasa atau rias pengantin.

Itulah perbedaan barbershop dan salon yang dapat anda ketahui, dimana keduanya sama-sama bergerak di bidang pelayanan. Dimana tenaga yang bekerja di dalamnya harus memberikan layanan terbaik agar pelanggan merasa puas. Baik barbershop maupun salon adalah layanan bersifat continue dan dibutuhkan setiap orang.

Perbedaan Barbershop Dengan Pangkas Rambut Biasa

Perbedaan Barbershop Dengan Pangkas Rambut Biasa

Bagi pria, style rambut adalah nomor satu yang paling diperhatikan. Rambut dipangkas di tukang pangkas rambut agar lebih tertata rapi. Dewasa ini, terdapat dua tempat yang paling diminati masyarakat dalam pemangkasan rambut. Diantaranya ada barbershop dan pangkas rambut biasa. Lantas, perbedaan barbershop dan pangkas rambut biasa tersebut?

Perbedaan Barbershop Dengan Pangkas Rambut Biasa

Perbedaan Barbershop Dengan Pangkas Rambut Biasa

Jika ditelaah dari istilah yang digunakan, barbershop lebih keren karena menggunakan bahasa inggris. Sebenarnya artinya sama saja dengan pangkas rambut biasa. Namun jika ditelusuri lebih jauh, keduanya ternyata memiliki banyak perbedaan baik dari layanan, biaya, hingga model gaya rambut. Untuk mengetahuinya secara mendetail, simak selengkapnya berikut ini.

 

1. Layanan dan Fasilitas yang Ditawarkan

Perbedaan yang pertama bisa anda lihat melalui layanan yang disediakan. Biasanya, pangkas rambut biasa tidak memberikan treatment khusus kepada pelanggannya. Hanya saja ritual sebelum dipangkas adalah menyemprotkan air ke bagian rambut pelanggan guna mengurangi iritasi saat proses pemangkasan rambut dengan gunting.

Berbeda dengan barbershop yang menawarkan layanan creambath dan head massage sebagai treatment sebelum ataupun setelah cukur rambut. Pangkas rambut di barbershop pun dinilai lebih nyaman karena rata-rata hasil kerjasama dengan bisnis waralaba. Sehingga perlengkapan usaha yang disediakannya lebih maksimal.

 

2. Biaya Layanan

Layanan pangkas rambut yang ditawarkan oleh pangkas rambut biasa umumnya dipatok dengan biaya yang terjangkau. Biasanya sekitar sepuluh ribu hingga lima belas ribu rupiah per orang. Untuk treatment pangkas rambut biasa cukup simple. Misalnya semprot air atau taburan bedak sebelum/setelah pemangkasan rambut agar tidak menimbulkan rasa gatal.

Sedangkan jika anda memangkas rambut di barbershop tarifnya bisa mencapai tiga puluh ribu hingga lima puluh ribu rupiah per orangnya. Hal ini karena treatment yang diberikan lebih berkualitas. Misal pelanggan dipijat dulu bagian kepalanya, di cuci keramas kemudian barulah dipangkas rambutnya sesuai model yang dipilih.

 

3. Pilihan Model Gaya Rambut

Model gaya rambut sangat mempengaruhi penampilan seseorang. Kebanyakan orang akan memilih tempat pangkas rambut yang bisa mengikuti tren gaya rambut terkini. Hal ini bisa anda temukan di barbershop. Jikalau anda lebih suka dengan gaya rambut yang biasa atau lebih sederhana, anda bisa memilih pangkas rambut biasa.

 

4. Produk-Produk Selain Pangkas Rambut

Memotong rambut di tukang pangkas rambut biasa terkadang tidak memiliki produk lain selain pangkas rambut itu sendiri. Namun ada juga yang menawarkan pangkas kumis. Beralih ke barbershop, dimana produk layanannya lebih beragam. Misal ada grooming, shaving, trimming, hair coloring ataupun pangkas rambut untuk anak-anak.

 

5. Tenaga Pangkas Rambut

Perbedaan barbershop dan pangkas rambut biasa selanjutnya dapat dilihat dari tenaga pemangkas rambut. Sudah sangat popular jika barbershop memiliki tenaga yang bernama barber. Barber atau pemangkas rambut tidak hanya bertugas untuk memangkas rambut saja, tetapi juga melayani produk-produk barbershop lainnya.

Hal ini juga tak jauh beda dengan pemangkas rambut dari pangkas rambut biasa. Dimana dikerjakan oleh orang yang berpengalaman di bidangnya. Poin utama yang membedakan adalah kualifikasi, kompetensi, serta sertifikasi sebagai pendukung keahliannya. Dimana barbershop memiliki 3 poin tersebut.

Itulah beberapa perbedaan barbershop dan pangkas rambut biasa. Memilih tempat pangkas rambut adalah pilihan. Jika anda ingin pangkas rambut yang sederhana dan lebih terjangkau, anda bisa datang ke pangkas rambut biasa. Sementara jika anda ingin mendapatkan layanan yang lebih bervariasi, anda bisa datang ke barbershop.

Potongan Rambut Pria Undercut

Potongan Rambut Pria Undercut

Potongan rambut pria kerap memiliki banyak model. Dengan model yang bervariasi tersebut, tentu saja membuat pria memiliki banyak pilihan dan bisa memilih jenis gaya rambut sesuai dengan keinginannya. Salah satu gaya rambut yang banyak memiliki penggemar adalah model potongan rambut pria undercut. Lantas, seperti apa gambaran model rambut undercut?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, model potongan rambut pria undercut adalah salah satu jenis gaya rambut yang paling popular dan dipilih oleh kaum pria untuk merubah penampilannya. Selain itu, model rambut ini juga memiliki banyak keunikan yang bisa membuat pemiliknya menjadi semakin tampan. Adapun keunikan yang dimiliki oleh rambut undercut pria tersebut adalah sebagai berikut :

 

1. Membuat Seorang Pria Menjadi Tampak Maskulin

Hal pertama yang diperoleh dari keunikan model rambut undercut tersebut adalah efek maskulin yang diberikannya. Sebab potongan rambut ini benar – benar rapi dan mempertegas bagian atas rambut, dan mengosongkan sisi – sisi samping rambut kepala tersebut. Selain itu, pria yang menggunakan jenis rambut ini akan terkesan lebih cool, maskulin, dan tentunya tampan.

 

potongan rambut pria undercut

 

2. Cocok untuk Potongan Rambut Formal

Bagi anda yang ingin memiliki gaya rambut modern tetapi formal sehingga bisa digunakan pada aktivitas sehari – hari, seperti bekerja dan bersekolah sangat tepat dalam memilih modal undercut tersebut. Sebab, model rambut ini benar – benar disuguhkan untuk rambut formal tetapi tegas dan tampan di bagian atasnya.

 

potongan rambut pria undercut

 

3. Digunakan Oleh Artis – Artis terkenal

Seperti yang kita ketahui tentu saja model rambut undercut tersebut sangat popular dan digunakan oleh artis – artis terkenal. Sehingga, gaya rambut ini tidak pernah dilewatkan dalam ajang fashion pria manapun. Tentu, bagi anda yang tidak ingin ketinggalan fashion atau gaya rambut modern tetap bisa memilih jenis gaya rambut ini.

 

 

Cara Merawat Rambut Undercut

Apabila anda telah memilih model rambut undercut tersebut tentu saja anda harus memperhatikan beberapa cara yang digunakan untuk merawatnya. Berikut ini adalah berbagai cara yang dapat anda lakukan untuk merawat rambut undercut yang anda miliki tersebut :

1. Rutin Keramas

Keramas adalah hal wajib yang dilakukan dalam proses perawatan rambut, jenis apapun. Dengan pemilihan shampoo yang tepat dan juga conditioner apabila anda memutuskan untuk menggunakan conditioner, tetap pilih yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rambut anda tersebut.

2. Rutin Creambath

Dalam perawatan jenis rambut apapun, termasuk jenis rambut undercut ini tentu saja anda wajib rutin mrlakukan creambath sehingga rambut dapat ternutrisi dengan baik bahkan bisa beregenerasi dengan cepat. Terutama, bagi anda yang tidak sabar untuk mencoba jenis rambut lainnya.

3. Menggunakan Minyak Rambut

Meskipun potongan rambut undercut tersebut telah disetel dalam memberikan kemaskulinan dan ketampanan bagi pria, tentu saja tidak akan terlepas bagi anda untuk menggunakan minyak rambut. Yap, selain memberikan nutrisi tentu saja menggunakan minyak rambut dapat menegakkan dan mengilatkan tampilan rambut sehingga menambahkan performa tampian dan kepercayaan diri.

Model potongan rambut pria undercut merupakan salah satu jenis potongan rambut pendek yang benar – benar popular. Melalui fakta menariknya di atas berserta cara perawatannya, tent bagi anda yang hendak memiliki jenis potongan rambut tersebut bisa langsung pergi ke barbershop terdekat dan memotong rambut menggunakan gaya rambut undercut.

Potongan Rambut Pendek Pria

Potongan Rambut Pendek Pria

Dalam melakukan pemotongan rambut, baik wanita maupun pria juga kerap memiliki jenis potongan rambutnya sendiri. Model potongan rambut tersebut tentunya akan disesuaikan sesuai dengan bentuk wajah dan keinginan masing – masing para konsumen. Namun, bagi anda yang ingin melihat referensi gaya potongan rambut pendek pria terkini, pada artikel ini kita akan membahasnya.

Gaya potongan rambut pendek pria merupakan gaya rambut pria yang banyak memiliki penggemar. Karena, rambut pendek pria kerap digunakan pada berbagai acara, baik dalam gaya sehari – hari, juga digunakan dalam gaya acara formal, hingga gaya rambut bekerja atau bersekolah. Berikut ini adalah berbagai referensi dari gaya rambut pendek yang dapat dipilih oleh pria :

 

1. Under Cut

Gaya rambut pertama yang bisa dipilih oleh pria yang menginginkan rambut pendek adalah gaya rambut undercut. Gaya rambut ini kerap dipilih oleh seseorang yang ingin terkesan lebih maskulin tetapi menerapkan sistem modern.

 

potongan rambut pendek pria

 

Adapun cara pemotongan rambut pendek undercut tersebut adalah dengan memberikan efek dimensi tipis pada bagian samping kepala. Setelahnya, bagian bawah rambut dicukur pendek dan bagian atas dibiarkan tetap tebal hanya dirapikan sehingga memberikan volume maskulin modern.

 

2. Buzz Cut

Ingin memiliki potongan rambut yang benar – benar fresh? Dimana, rambut dicukur habis tetapi masih menyisakan rambut dengan modelan tipis tetapi tegas? Maka jawaban dari gaya rambut tersebut adalah Buzzcut. Potongan rambut buzz cut tentunya kerap dipilih oleh para Mahasiswa Baru (MABA) atau anak sekolahan yang masih ospek.

 

potongan rambut pendek pria

 

Adapun cara pemotongan rambut pendek gaya Buzzcut tersebut adalah dengan teknik cukur dimana sisa rambut yang dimiliki di kepala dan dipertegas tersebut tingginya kira – kira satu sampai dua meter saja. Namun, dalam penggunaan gaya rambut ini sangat disarankan untuk tidak mengganti warna rambut, usahakan tetap natural sebab dapat membuat totalitas berubah dari penampilan anda.

 

3. Crop cut

Pencinta korea? Tentu saja anda tidak boleh melewatkan salah satu gaya rambut pendek crop cut ini. Sebab, modelnya benar – benar disetel sesuai dengan oppa – oppa korea yang bermain peran di drama korea tersebut yang dijamin membuat kamu baper.

 

 

Adapun potongan rambut yang dimiliki oleh crop cut ini adalah menggunakan paduan dua teknik potongan rambut yaitu under cut dan bowl cut. Dimana, sangat jelas bahwa potongan poni dibuat maju ke depan, dan sisi kanan dan kiri kepala disisir potong rapi tetapi tetap tegas dan tebal.

 

4. Crew Cut

Ingin memiliki gaya rambut yang lebih modis tetapi simpel? Tentu jawabannya adalah crew cut. Potongan rambut ini kerap digunakan oleh orang – orang sebab memberikan efek yang maskulin dan tegas. Terutama, bagi pria pencinta olahraga sangat tepat dalam memilih potongan rambut jenis crew cut ini.

 

 

Adapun potongan rambut yang dimiliki tersebut adalah dengan menipiskan bagian rambut samping dan bawah kepala, sedangkan rambut bagian atas tidak dipotong hanya dirapikan saja. Sehingga, ketebalannya tetap tegas dan dirapikan sehingga membuat tampilan rambut baru.

Gaya potongan rambut pendek pria sangat bervariasi, tetapi dari jenis – jenis gaya rambut di atas dapat anda pilih salah satunya sebab merupakan gaya rambut pendek yang cukup popular dan tepat dipilih oleh kaum pria. Selain itu, dengan tampilan gaya rambut pendek di atas kepercayaan diri anda akan semakin meningkat.