Jenis Model Rambut Pria yang Disukai Wanita

Jenis Model Rambut Pria yang Disukai Wanita

Ketika semua cara sudah Anda coba mulai dari latihan gym, berpenampilan keren dengan outfit kekinian, namun belum juga ada yang lirik. Mungkin masalahnya terletak pada model rambut Anda. Perlu Anda ketahui, bahwa tidak semua model rambut cocok untuk Anda. Untuk itu, berikut ini akan diberikan jenis model rambut pria yang disukai wanita.

Bagi Anda yang mungkin masih belum pede dengan gaya rambut Anda saat ini, maka bisa simak beberapa rekomendasi model rambut yang sangat disukai oleh para wanita berdasarkan survei yang sudah dilakukan di dunia.

1. Textured Fringe

Model rambut yang satu ini memang terlihat pendek dengan rambut yang agak panjang dan bertekstur di bagian tengahnya. Selain itu, gaya rambut yang satu ini juga memiliki sedikit poni.

Nah, bagi Anda yang memiliki rambut keriting atau ikal akan sangat cocok dengan model rambut yang satu ini. Potongan ini juga akan membuat bentuk wajah Anda terlihat lebih jelas.

2. Quiff

Model rambut quiff ini memang mirip dengan model rambut textured fringe. Perbedaannya terletak pada pembentukan bagian tengah rambutnya. Model rambut quiff ini akan memiliki rambut yang mencuat keatas atau ke belakang.

Model rambut ini memang terlihat sangat keren, meski untuk menatanya Anda perlu menghabiskan banyak waktu untuk menggunakan produk rambut. Setelah Anda memotong rambut, maka Anda bisa membentuk rambut menjadi quiff dengan cara membasahi rambut dan menyisirnya ke sampin. Gunakan juga sedikit hair gel atau hair wax.

Namun, apabila Anda belum memiliki bentuk rambut quiff sesuai dengan yang Anda inginkan, maka gunakan saja hair dryer dan sikat rambut untuk menggulung rambut keatas, lalu tambahkan hair gel atau wax agar quiff lebih awet.

3. Faux Hawk

Jenis model rambut pria yang disukai wanita selanjutnya yang bisa Anda jadikan sebagai referensi adalah fohawk. Model rambut yang satu ini tidak seperti mohawk pada umumnya. Dimana rambut bagian tengahnya akan terlihat lebih panjang dengan sisi pinggir yang dicukur rapi.

Untuk Anda yang tidak suka menghabiskan banyak waktu untuk melakuakn perawatan rambut, maka faux hawk ini merupakan model rambut yang paling tepat untuk Anda.

4. Comb Over

Jenis model rambut pria yang disukai wanita selanjutnya adalah comb over. Model rambut yang satu ini merupakan model rambut belah pinggir yang tidak lekang oleh waktu. Meski memang pada awalnya model comb over ini hanya merupakan model belah pinggir untuk rambut pendek.

Namun, saat ini comb over juga bisa digunakan menjadi lebih modern. Bahkan, rambut panjang pun bisa dibentuk menjadi model comb over ini. Model rambut ini juga bisa diubah menjadi model rambut lain tanpa perlu terlalu banyak styling.

Bagi Anda yang mungkin suka dengan tampilan yang edgy dan cool, maka model comb over ini bisa diuat lebih unik dengan cara mencukur rambut di sisi pinggir dan membiarkan rambut atas tetap agak panjang.

Kunjungi Juga : Kemitraan Warkop Naik Kelas 

5. French Crop

French crop merupakan potongan rambut pendek dengan poni lurus horizontal. Potongan rambut ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang lebih memilih untuk berambut pendek. Potongan ini juga meruapakan salah satu potongan rambut yang sangat nyaman karena tidak membutuhkan styling dan produk rambut yang terlalu banyak.

Anda cukup mengeringkan rambut dan menggunakan sedikit gel atau pomade pada bagian atas dan depan rambut.

Ciri khasnya:

  • Bagian atas pendek dan rata
  • Ada poni kecil ke depan (fringe)
  • Samping lebih tipis

Kesan yang diberikan:

  • Rapi, simpel, dan modern
  • Cocok untuk wajah oval atau kotak
  • Gampang dirawat (tidak ribet styling)

6. Fade

Model rambut fade aat ini memang menjadi model rambut favorit para pria. Terdapat dua jenis model rambut fade, yaki high fade dan low fade. Untuk Anda yang lebih suka dengan tampilan edgy, maka potongan high fade ini lebih tepat untuk dipilih.

Sementara itu bagi Anda yang lebih suka tampilan konservatif, maka low fade bisa menjadi pilihan terbaik.  Jadi, inilah beberapa jenis model rambut pria yang disukai wanita bisa Anda jadikan sebagai referensi dalam membentuk rambut agar lebih menarik.

Strategi Bisnis Barbershop

Strategi Bisnis Barbershop

Semakin bervariasinya referensi para masyarakat terkait style rambut membuat para pebisnis barbershop harus pandai-pandai untuk berinovasi. Sejumlah salon menawarkan kelebihan dengan tren style rambut yang sedang populer. Oleh karena itu tak heran jika beberapa tahun terakhir banyak salon premium yang semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Lantas, bagaimana strategi bisnis barbershop yang perlu diterapkan supaya selalu bisa berkembang? Bagi anda yang juga menggeluti bisnis barbershop, anda dapat mengikuti tips berbisnis barbershop berikut ini.

 

1. Membuat website serta memaksimalkan pemakaian sosial media

Membuat website bisnis saat ini sudah merupakan hal pakem ketika menjalankan bisnis. Selain bisa membantu para calon konsumen dalam memahami produk atau jasa yang ditawarkan, website secara tidak langsung juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat pada layanan anda.

Strategi Bisnis Barbershop

Sosmed dengan jumlah pengguna yang banyak juga bisa dimanfaatkan untuk sarana promosi. Bagi pebisnis barbershop anda dapat mengupdate aktivitas keseharian anda melalui IG, promosi melalui FB, dan membiarkan calon pelanggan check in melalui Foursquare atau Path. Anda juga perlu mengamati respon pelanggan melalui media sosial.

 

2. Membuat tema barbershop yang unik

Selain sebagai tempat menata rambut, anda juga perlu membuat barbershop menjadi tempat untuk menikmati pengalaman khusus bagi para pelanggan. Sebuah barbershop di Texas bahkan menawarkan desain interior yang unik dan menyasar para pecinta olahraga, film dan musik.

Strategi Bisnis Barbershop

Dengan menghadirkan berbagai tema unik maka barbershop anda bisa mudah diingat serta menarik calon pelanggan untuk berdatangan.

 

3. Membuat promo khusus

Strategi bisnis barbershop agar terus berkembang juga bisa anda lakukan dengan membuat promo khusus. Anda dapat menawarkan promo unik misalnya satu kali pasang rambut akan memperoleh sisir gratis. Atau promo pembelian pomade yang akan menawarkan sekali potong rambut secara gratis minimal pembelian 2 botol.

Promo seperti ini membuat bisnis anda tidak akan pernah mati di kalangan pasar sebab orang suka dengan hal-hal yang berbau gratis.

 

4. Tidak terlalu fokus untuk mencari pelanggan baru tapi melupakan pelanggan setia

Anda perlu ingat bahwa bisnis barbershop yang anda jalankan bukan merupakan satu-satunya bahkan bisa muncul kompetitor kapan saja. Kesalahan pebisnis barbershop yaitu melupakan pelanggan setelah mereka berpaling ke barbershop. Padahal sebenarnya akan lebih baik untuk mempertahankan pelanggan lama dibandingkan sibuk mencari pelanggan baru.

Untuk membuat para pelanggan terus terikat dengan anda bisa anda lakukan dengan menanyakan nomor kontak mereka, mengirimi mereka update promo terbaru yang anda tawarkan secara berkala. Update promo menarik misalnya 5 kali pangkas gratis sekali tentu membuat mereka tertarik untuk menggunakan jasa barber anda lagi.

 

5. Menyediakan pangkas rambut gratis untuk pemotretan

Para fotografer lokal umumnya mencari barber yang mau membantu sesi pemotretan mereka. Anda bisa meminta fotografer untuk memberi kredit berbagai foto yang mereka terbitkan. Misalnya meminta izin mengirim file foto secara online atau meminta mereka untuk memberi tag di media sosial barbershop anda saat mereke mengunggah foto. Eksposur yang anda peroleh dari foto akan menggantikan tenaga dan waktu yang anda keluarkan untuk memotong rambut.

Strategi Bisnis Barbershop

Dengan strategi bisnis barbershop yang tepat akan membuat bisnis anda mampu bertahan serta memperoleh keuntungan besar seperti yang diharapkan. Anda dapat menerapkan beberapa strategi di atas dengan mudah agar bisnis anda selalu berkembang dan tidak kalah dengan para pesaing anda.

Cara Menaikan Omset Barbershop

Cara Menaikan Omset Barbershop

Cara menaikan omset barbershop – bisnis yang selalu diperlukan orang terutama pria minimal sebulan sekali yaitu bisnis barbershop. Peluang bisnis ini memang sangat menjamur sehingga jika anda berminat untuk membuka bisnis pangkas rambut maka anda perlu mengelolanya dengan inovatif dan kreatif.

Kenyamanan dan kepercayaan merupakan faktor utama pelanggan mau kembali ke barbershop anda. Nah, bagi anda yang ingin membuka bisnis barbershop, berikut ini beberapa cara menaikan omset barbershop yang bisa anda coba.

 

1. Menentukan lokasi bisnis barbershop

Semua bisnis yang dijalankan tentu lokasi adalah hal penting yang perlu dipertimbangkan dengan matang. Dengan memilih lokasi bisnis yang strategis maka peluang bisnis anda dapat dikenal banyak orang pun semakin besar.

Saat anda membuka bisnis barbershop di tempat yang strategis maka bisnis anda akan mudah ditemui calon pelanggan. Anda bis mencoba memilih tempat sesuai target pasar yang anda tentukan, contohnya jika target anda adalah kalangan mahasiswa maka anda dapat memilih tempat sekitar kos-kosan mahasiswa atau dekat kampus.

 

2. Kenyamanan pelanggan

Seorang pelanggan yang datang saat seluruh barber masih sibuk memotong rambut pelanggan yang lainnya tentu akan membuat pelanggan tersebut harus sabar menunggu. Untuk itu, pastikan anda mendukung kenyamanan pelanggan anda dengan memberikan kenyamanan ruang tunggu supaya mereka tidak segera pergi.

Cara Menaikan Omset Barbershop

Ruang tunggu yang nyaman bisa ditentukan oleh beberapa faktor. Misalnya pendingin ruangan, fasilitas TV dengan layar berkualitas serta kebersihan atmosfer. Memang ini membutuhkan cukup modal, namun omset bisnis barbershop lengkap dan cukup besar bisa anda dapatkan setiap bulannya.

 

3. Kesetiaan dan kepercayaan

Tidak jarang para pelanggan yang akhirnya memilih untuk pergi ke barbershop lain karena barber langganan mereka berpindah tempat kerja. Hal ini karena pelanggan sudah percaya dengan kualitas barber serta umumnya akan selalu setia dengan barber tersebut.

Cara Menaikan Omset Barbershop

Maka dari itu, anda perlu memberikan penghargaan setimpal bagi setiap kinerja barber anda. Berilah gaji yang sesuai serta bonus dari jumlah pelanggan yang mereka tangani. Selain itu, pastikan untuk menjaga kualitas barber anda. Mereka harus benar-benar profesional serta mempunyai keterampilan untuk memangkas rambut.

 

4. Layanan tambahan

Walaupun ini bisnis barbershop anda adalah pangkas rambut, namun bukan berarti anda tidak dapat menawarkan layanan yang lain. Banyak pelanggan yang ingin mengkreasikan rambut mereka misalnya dengan menggunakan cara warna. Melakukan tambahan message kepala, punggung dan bahu juga bisa menjadi cara menaikkan omset barbershop yang lumayan.

Cara Menaikan Omset Barbershop

Selain itu, anda juga dapat menjual berbagai produk perawatan rambut misalnya conditioner, shampo, lotion rambut dan juga pomade. Anda dapat meminta barber untuk memberikan sejumlah tips dalam menata rambut sendiri di rumah bagi setiap pelanggan.

 

5. Mengikuti tren style rambut

Ini merupakan alasan mengapa pelanggan lebih memilih datang ke barbershop daripada pangkas rambut. Dengan selalu mengikuti trend style rambut maka pelanggan anda tidak akan pergi meninggalkan barbershop yang anda kelola. Sehingga, anda perlu memberikan training rutin bagi para barber yang anda pekerjakan.

Apabila training khusus dinilai terlalu mahal, anda dapat memanfaatkan internet guna mencari berbagai tren style rambut terkini yang perlu diikuti. Terlebih apabila barbershop anda mempunyai target konsumen kalangan muda kekinian, maka mengikuti tren merupakan hal wajib untuk bisnis barbershop anda.

Demikian beberapa cara menaikan omset barbershop yang dapat anda lakukan. Pastikan untuk tetap memperhatikan berbagai inovasi bisnis yang sedang anda jalani. Sehingga anda bisa terus bergerak mengikuti trend perkembangan dunia serta target pasar untuk mendapatkan omset bulanan yang besar.

Cara Promosi Usaha Barbershop

Cara Promosi Usaha Barbershop

Usaha barbershop merupakan salah satu usaha yang kerap laris akhir – akhir ini. Mengingat rambut pria menjadi salah satu penampilan yang turut dipertimbangkan untuk menambah kepercayaan diri. Namun, dalam pendirian sebuah usaha tentu saja seorang pendiri bisnis turut memperhatikan cara promosi usaha barbershop yang tepat dan akan dibahas pada artikel berikut ini.

Cara promosi usaha barbershop merupakan hal yang perlu anda pelajari dengan baik agar menghasilkan usaha barbershop laris dan naik daun. Berikut ini adalah berbagai tips strategi marketing yang wajib diterapkan untuk bisnis barbershop agar cepat mencapai target pasar sesuai yang ditetapkan :

 

1. Pemilihan Franchise Barbershop yang Popular

Tips pertama yang harus dilakukan untuk mampu menaikkan usaha barbershop anda adalah pemilihan franchise barbershop yang popular. Hal ini tentu saja menjadi tips yang perlu diterapkan bagi anda pemula bisnis barbershop dan memutuskan untuk mendirikan bisnis tersebut.

Cara Promosi Usaha Barbershop

Selanjutnya, dari franchise barbershop yang popular tersebut maka jangkauan pasar telah tersedia. Selain itu, konsumen loyal dari franchise tersebut tentu saja ada dan menggunakan jasa dari franchise sama tetapi lokasi bisnis milik anda tersebut. Secara otomatis strategi marketing ini membuat bisnis anda kerap mendapatkan pelanggan.

 

2. Memilih Lokasi yang Tepat dan Sesuai Jangkauan Pasar

Tips selanjutnya yang dapat anda lakukan untuk mempromosikan usaha barbershop adalah memilih lokasi yang tepat dan sesuai jangkauan pasar. Sebab, dengan pemilihan lokasi tersebut maka secara otomatis anda telah menjangkau pasar dan mendatangkan pelanggan lebih mudah.

Seperti contoh, anda memutuskan untuk membangun sebuah bisnis barbershop di lokasi yang umumnya menjadi himpunan mahasiswa pria, atau kosan para pekerja. Maka, secara otomatis jangkauan pasar anda telah tersedia. Selain itu, anda perlu pula memperhatikan ketersediaan dari saingan bisnis anda. Sebab, dengan lokasi yang berdekatan dengan saingan bisnis mampu menurunkan performa bisnis anda.

 

3. Memberikan Fasilitas Unik dan Berbeda

Hal yang unik dan berbeda kerap menjadi salah satu Teknik marketing dalam dunia bisnis. Tentu saja, fasilitas unik dan berbeda tersebut dapat pula anda terapkan sebagai strategi marketing dalam promosi usaha barbershop. Anda bisa memberikan fasilitas unik dan berbeda dengan usaha barbershop lainnya agar meningkatkan performa dari barbershop anda.

Cara Promosi Usaha Barbershop

Selain itu, fasilitas unik dan berbeda ini bisa pula anda terapkan untuk membuat konsumen menjadi semakin loyal. Fasilitas unik bukan hanya fasilitas fisik yang didapatkan konsumen saat mengunjungi barbershop, tetapi juga bisa voucher atau diskon.

 

4. Pelayanan yang Menarik dan Memuaskan

Pelayanan yang menarik dan memuaskan merupakan salah satu tips yang paling krusial dalam peningkatan usaha barbershop tersebut. Sebab, dengan pelayanan yang menarik dan memuaskan konsumen dapat dipastikan puas. Dengan kepuasan dan kualitas yang didapatkan dari pelayanan, maka seorang konsumen tidak akan mudah lupa.

Bahkan, dengan kepuasan tersebut maka terjadi talk to talk, yaitu bahan pembicaraan antar konsumen kepada orang – orang terdekatnya yang dapat menjadi bahan iklan. Oleh sebab itu, tingkatkan pelayanan anda.

Cara promosi usaha barbershop di atas dapat anda lakukan untuk meningkatkan usaha barbershop anda. Tentu, anda wajib memahami setiap poin dari tips – tips yang dinyatakan di atas. Dengan pemahaman yang baik, dan perlakuan yang rutin serta inovasi maka usaha anda akan mudah naik daun!

Cara Memulai Bisnis Barbershop

Cara Memulai Bisnis Barbershop

Barbershop merupakan salah satu bisnis yang mulai berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Salah satu pemicunya adalah meningkatnya kesadaran kaum laki-laki akan pentingnya penampilan yang rapi dan menarik terutama dalam hal gaya rambut, tertarik untuk membuka usaha barbershop. Namun, belum mengetahui cara memulai bisnis barbershop? Simak ulasannya dibawah ini :

Prospek dari bisnis barbershop ini juga sangat menjanjikan. Tidak heran jika semakin hari, semakin banyak orang mulai membuka bisnis di bidang lifestyle ini. Nah jika kamu juga tertarik untuk terjun dalam bisnis ini, berikut adalah beberapa cara memulai bisnis barbershop yang bisa kamu terapkan dalam barbershop bisnis plan mu.

 

1. Tentukan Konsep yang Menarik

Barbershop yang tidak monoton tentu akan membuat pelanggan tertarik untuk datang. Pemikiran tentang konsep yang menarik ini dimulai dari konsep bangunan, tata letak dan juga pelayanan yang diberikan sangat bagus.

Cara Memulai Bisnis Barbershop

Penambahan ornamen-ornamen yang sesuai dengan konsep bangunan juga dapat menambah daya tarik barbershop. Kamu juga bisa menggabungkan barbershop dengan bisnis lain yang sesuai misalnya barbershop semi cafe yang menyediakan tempat asyik untuk ngopi.

 

2. Merekrut karyawan yang kompeten

Hal penting lain yang perlu kamu perhatikan saat memulai bisnis barbershop adalah kemampuan karyawan. Rekrutlah karyawan yang benar-benar profesional. Pastikan bahwa barber yang bekerja memiliki kemampuan yang mumpuni agar hasil kerjanya tidak mengecewakan pelanggan.

Cara Memulai Bisnis Barbershop

Selain memiliki skill yang bagus, seorang barber juga harus memiliki sikap yang baik. Barber yang ramah dan sopan kepada pelanggan akan meninggalkan kesan baik bagi pelanggan dan memungkinkan mereka akan menjadi pelanggan setia.

 

3. Memilih lokasi yang tepat

Cara memulai bisnis barbershop yang pertama adalah memilih lokasi yang tepat. Lokasi merupakan hal penting dalam memulai sebuah bisnis. Semakin strategis lokasi yang kamu  pilih, semakin besar juga peluang bisnismu untuk diketahui orang.

Pilihlah lokasi sesuai dengan target pasar kamu. Jika target pasar kamu adalah mahasiswa maka kamu bisa memilih lokasi yang dekat dengan kampus. Pastikan lokasi yang kamu pilih adalah lokasi yang mudah dijangkau dan juga sering dilewati oleh banyak orang.

 

4. Fasilitas Lengkap dan Bersih

Hal penting yang perlu kamu siapkan ketika memulai usaha bisnis barbershop adalah peralatan yang lengkap dan bersih. Sediakan mesin cukur rambut lengkap dengan minyak, sisir, kuas, dan berbagai macam gunting. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan handuk kecil, jepitan, dan juga kain penutup dada.

Untuk kelengkapan ruangan, pastikan kamu menyediakan kursi yang nyaman, cermin yang lebar, meja dengan laci dan juga AC. Yang tidak kalah penting adalah katalog dengan gambar model rambut yang up to date.

 

5. Perhitungan Modal yang Ada

Modal merupakan hal yang penting dalam memulai bisnis barbershop. Selain untuk biaya tempat dan peralatan, modal yang ada juga perlu dialokasikan untuk gaji karyawan dan juga biaya operasional barbershop.

Bisnis barbershop bukanlah bisnis yang bisa dijalankan hanya dengan uang ratusan ribu, namun memerlukan biaya yang lebih banyak. Jika anda tidak memiliki cukup modal anda dapat melakukan kerja sama dengan teman anda ataupun meminjam dana ke bank dengan perhitungan yang matang.

 

6. Promosi yang Menarik

Promosi merupakan hal wajib dalam menjalankan sebuah usaha agar usaha tersebut dikenal oleh masyarakat luas. Cara Mempromosikan dapat dilakukan dengan banyak cara seperti memasang iklan di pamflet, spanduk ataupun dengan posting di sosial media.

Iklan yang dibuat juga harus berisi informasi yang menarik minat pelanggan. Contohnya adalah promo diskon sekian persen bagi pelanggan pertama saat grand opening.

Itulah beberapa cara memulai bisnis barbershop yang dapat kamu lakukan jika akan terjun ke bidang ini. Apapun usaha yang akan kamu bangun, tanpa tekad yang kuat dan aksi nyata semua itu hanya akan menjadi rencana tanpa ada pelaksanaannya.

Bisnis Barbershop

Bisnis Barbershop

Bisnis barbershop merupakan salah satu usaha dibidang jasa yang saat ini banyak diminati masyarakat Indonesia. Berbeda dengan pangkas rambut biasa, barbershop mengusung tampilan dan pelayanan lebih modern. Baik dari segi tempat, peralatan, maupun pelayanan, barbershop merupakan tingkatan level diatas tempat pangkas rambut atau potong rambut biasa.

bisnis barbershop

Memotong rambut merupakan suatu kebiasaan yang tidak dapat dilewatkan oleh para pria. Bukan hanya para wanita saja yang butuh memperhatikan style rambutnya, kaum pria pun juga sangat membutuhkan perhatian style rambutnya mereka sendiri.

Memotong rambut umumnya dilakukan tiap bulan sekali atau beberapa bulan sekali. Mulai dari anak- anak sekolah yang rutinitas memotong rambutnya tiap bulan sekali. Hingga para mahasiswa ataupun pekerja yang memiliki rutinitas memotong rambutnya 1 bulan lebih sekali, bahkan 2 bulan sekali tergantung keinginan masing-masing.

Dikarenakan tingginya kebutuhan konsumen, banyak bermunculan usaha barbershop yang dikhususkan untuk kalangan pria saja. Bisnis ini mungkin terlihat sederhana, namun banyak orang yang tidak sadar akan peluang omset bisnis barbershop ini.

Nah untuk itu Anda perlu mencermati tips-tips berikut untuk mengawali bisnis barbershop agar berhasil.

 

1. Mencari Barbershop Franchise Terbaik

Untuk mengawali bisnis barbershop, anda bisa melakukan kerjasama dengan pihak franchisor. Dengan begitu, Anda tidak perlu memikirkan marketing untuk meningkatkan popularisme bisnis barbershop Anda. Karena jangkauan pasarnya telah tersedia dan anda hanya perlu melakukan ekspansi saja.

bisnis barbershop

Hal kedua yang menjadi alasan pemilihan barbershop franchise kerap dipilih adalah tidak perlu memikirkan merek, izin pembuatan merek, dan lain-lain. Karena dalam pembelian franchise, semua telah include menjadi satu kesatuan. Mulai dari set peralatan dan perlengkapan barbershop, desain outlet barbershop, lisensi kemitraan, SDM/Kapster, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda hanya perlu memikirkan modal untuk pembelian franchise tersebut beserta produknya daripada harus memikirkan pendirian bisnis barbershop dari awal.

Produk merupakan salah satu tipikal sebuah bisnis agar dapat berjalan dengan lancar. Hal tersebut tentunya tidak perlu Anda pikirkan lagi ketika memilih franchise dalam mendirikan sebuah bisnis barbershop. Sebab dalam pembelian franchise, maka otomatis Anda juga akan mendapatkan produk keluaran dari franchise tersebut.

Hal ketiga adalah kemungkinan resiko kerugiannya yang sangat kecil. Karena jika pendirian bisnis barbershop melalui franchisor tentunya telah memiliki customer loyal untuk menggunakan jasa tersebut. Dan popularitas yang dimilikinya otomatis menyediakan jangkauan pasar yang luas sehingga Anda tidak perlu terlalu memperhatikan teknik marketing selain untuk ekspansi.

 

2. Mencari Tempat Strategis

Memastikan suatu tempat strategis untuk berbisnis sangatlah vital, oleh sebab itu posisi lokasi bisnis ini wajib dipikirkan secara matang. Jika posisi lokasi bisnis Anda strategis, maka akan mempengaruhi tingkat penjualan Anda.

Dengan posisi yang strategis, juga akan mempermudah calon pelanggan menjumpai barbershop Anda. Terlebih jika posisi barbershop Anda berada dekat atau disekitar kampus ataupun kosan mahasiswa. Perihal ini akan membuat makin ramainya pelanggan berkunjung ke barbershop Anda.

 

3. Carilah Posisi Lokasi yang Sedikit Pesaing

Anda juga harus memperhatikan pesaing dalam bisnis barbershop. Sebagai contoh, ketika di daerah tersebut sudah banyak barbershop dan memang sudah terlihat ramai, lebih baik Anda mencari lokasi yang lain. Karena hal ini pasti akan membuat persaingan semakin tinggi dengan mereka.

Bisnis barbershop merupakan salah satu bisnis yang potensial apabila Anda berniat untuk menggeluti bidang bisnis. Sebab, jenis bisnis ini tergolong lebih mudah dilakukan dibandingkan harus mendirikan bisnis dari awal dan mencari nama di pasaran.

Analisa Bisnis Barbershop

Analisa Bisnis Barbershop

Hal yang paling diinginkan setiap pebisnis adalah memperoleh keuntungan yang maksimal. Agar impian tersebut terwujud, sebelum memulai bisnis pun harus dilakukan sejumlah analisa terkait bisnis yang akan dijalankan. Misalnya anda ingin menjalankan bisnis barbershop, maka anda perlu analisa bisnis barbershop dengan melihat berbagai aspek bisnis.

Proses menganalisa bisnis membutuhkan fokus yang serius dari seorang pebisnis. Ada serangkaian kegiatan yang mesti anda lakukan. Mulai dari survey lapangan, observasi, pengamatan hingga mulai menganalisis lebih detail tentang peluang usaha yang ada. Untuk informasi lebih detil, simak pembahasan tentang analisa bisnis barbershop sebagai berikut ini.

 

1. Peluang Usaha Barbershop

Barbershop menjadi salah satu jenis usaha yang memiliki peminat yang cukup banyak. Dimana mayoritas dibutuhkan oleh para pria yang hendak mencukur rambutnya setiap waktu. Hal inilah yang menjadi salah satu peluang usaha yang bisa anda coba rintis. Untuk masalah pelanggan, anda tak usah khawatir karena hanya dengan memasang banner orang akan datang.

 

2. Ancaman dalam Usaha Barbershop

Yang menjadi pertanyaan saat akan membuka bisnis barbershop ini adalah apa yang menjadi ancaman dalam bisnis ini. Jawabannya adalah pesaing dalam bidang usaha yang sama. Ketika anda melihat di tepian jalan, pasti anda sering menemukan outlet barbershop dengan konsep bisnis yang beragam. Walaupun menjadi ancaman, ini bukan suatu perkara yang menyulitkan.

Anda bisa mengatur strategi agar bisnis anda tak mudah terjatuh. Bukan hanya strategi marketing saja, namun anda juga memperhatikan aspek-aspek lainnya dalam bisnis. Selain itu, anggap suatu ancaman yang datang adalah tantangan yang harus anda lewati.

 

3. Aspek-Aspek Bisnis Barbershop

Sebagai langkah awal dalam memulai bisnis barbershop, ada baiknya jika anda memperhatikan segala aspek yang penting dalam setiap usaha. Hal ini adalah salah satu cara menganalisis studi kelayakan bisnis barbershop dimulai dari aspek keuangan, aspek tata kelola bisnis, aspek pemasaran dan aspek operasional. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

a) Aspek keuangan

Untuk urusan bisnis, manajemen keuangan adalah hal yang tak boleh ketinggalan. Dimana saat awal merintis bisnis, anda membutuhkan modal sekian. Lalu buat anggaran biaya agar keuangan bisa lebih terstruktur. Lalu perhitungan laba dalam target waktu tertentu pun juga tak boleh dilupakan.

b) Aspek tata kelola bisnis

Aspek tata kelola bisnis atau manajemenisasi perlu anda lakukan agar setiap alur bisnis bisa berjalan dengan optimal. Dalam hal ini, dibutuhkan struktur organisasi dan pembagian tugas masing-masing tenaga SDM dalam bisnis barbershop. Selain itu, sangat penting untuk memperhatikan planning, organizing, actuating dan controlling.

c) Aspek pemasaran

Aspek pemasaran yang perlu anda tentukan adalah segmentasi dan target pasar. Untuk barbershop sendiri, segmentasinya untuk kalangan pria, dengan target usia antara 12 hingga 40 tahunan. Sementara untuk sistem pemasarannya, anda bisa mencoba berbagai cara menarik. Misal membuat promo bundling harga, diskon, ataupun bonus layanan.

d) Aspek operasional

Dalam aspek ini, anda perlu membuat rancangan awal bisnis anda yang meliputi jadwal operasional, lokasi bisnis, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam lokasi bisnis, lalu proses atau alur bisnis. Anda juga perlu memasang tarif layanan, misal pangkas rambut per kepala sekitar Rp30.000,- hingga Rp50.000,-.

Itulah proses menganalisa bisnis barbershop yang perlu anda ketahui. Seluruh aspek studi kelayakan bisnis dari barbershop ini hendaknya bisa anda buat dalam bentuk proposal usaha. Tujuannya agar lebih mudah dipahami pebisnis maupun calon investor yang akan menanamkan modal pada bisnis anda.

Potensi Bisnis Barbershop

Potensi Bisnis Barbershop

Setiap pria pasti sangat memperhatikan penampilannya agar terlihat rapi terutama dibagian kepala. Rambut sebagai mahkota yang perlu dijaga dan dirawat. Setiap waktu rambut selalu mengalami pertumbuhan sehingga tak sedikit pria yang lebih memilih memangkasnya ke barbershop. Hal ini bisa jadi potensi bisnis barbershop bagi anda yang memiliki kehalian dalam memangkas rambut.

Potensi Bisnis Barbershop

Potensi Bisnis Barbershop

Setiap bisnis pasti memiliki potensi yang cukup baik jika dikembangkan dengan cara yang tepat. Begitu pula pada bisnis barbershop yang memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Hal penting yang perlu dilakukan sebelum membuka bisnis ini yaitu menganalisis peluang dan potensi bisnisnya. Berikut beberapa poin terkait dengan potensi bisnis barbershop.

 

1. Dibutuhkan Banyak Orang

Barbershop sebagai jasa layanan pangkas rambut yang lebih didominasi oleh pelanggan pria. Setiap daerah di Indonesia pun pasti memiliki penduduk pria yang tak sedikit. Sehingga keberadaan barbershop di lingkungan mereka sangat berguna. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pangkas rambut oleh para pria sewaktu-waktu.

 

2. Biaya Layanan yang Terjangkau

Bila dibandingkan dengan salon, memangkas rambut di barbershop dinilai lebih murah. Umumnya untuk pangkas rambut dan tambahan treatment lainnya, biasanya dipatok sekitar Rp30.000,- hingga Rp50.000,-. Terkadang juga tersedia layanan lain dengan paket hemat atau bundling harga.

3. Pangsa Pasar yang Luas

Bilamana anda membuka outlet barbershop di tengah kota, maka pelanggan yang datang tidak serta merta orang yang tinggal di dekat outlet anda saja. Tetapi bisa dari berbagai kota yang melintasi daerah tersebut. Atau jika layanan anda sangat berkualitas, maka pelanggan yang berasal dari jauh sekalipun tak segan datang untuk menikmati pangkas rambut di tempat anda.

4. Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Selain lebih mudah, tentu saja bisnis barbershop tersebut merupakan investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Sebab bisnis ini selalu dibutuhkan oleh konsumen untuk semua golongan usia terutama kaum pria.

Selain itu, bisnis ini juga tidak terkikis oleh zaman bahkan di masa pandemi sekalipun tetap laris dan kokoh bertahan. Dalam hal perawatan peralatan barbershop itu sendiri juga tidak banyak mengeluarkan anggaran.

5. Sistem Kerja yang Mudah Dilakukan

Bisnis ini umumnya memiliki sistem kerja barbershop yang dikenal mudah untuk dilakukan. Tergantung dengan konsep bisnis anda berupa pendirian usaha perseorangan atau ikut bisnis waralaba. Jika usaha perseorangan, maka anda perlu membuat branding dan meningkatkan promosi tanpa bantuan siapapun. Berbeda dengan waralaba yang akan dibantu oleh franchisor.

6. Keuntungan Balik Modal Lebih Cepat

Berbagai bentuk preparing usaha perlu dipersiapkan dengan baik, terutama adalah modalnya. Setidaknya anda perlu membuat proyeksi bisnis agar nantinya anda bisa melihat berapa keuntungan yang akan anda dapat selama bisnis berjalan.

7. Bisa Sebagai Pengembangan Kombinasi Usaha Sampingan

Bisnis barbershop juga bisa anda lakukan sebagai kerja sampingan untuk menambah penghasilan pokok anda. Itulah gambaran mengenai potensi bisnis barbershop yang dapat anda ketahui. Berbisnis adalah pilihan kita untuk terjun menghadapi tantangan yang baru.

Begitu pula ketika anda memulai bisnis barbershop yang mana bisa mendapat banyak pelanggan jikalau pelayanan dan promosi yang anda lakukan tepat. Selain itu tanamkan niat dan ketekunan dalam bekerja.

Konsep Bisnis Barbershop

Konsep Bisnis Barbershop

Dalam merintis bisnis barbershop, diharapkan seorang pebisnis atau owner harus bisa mengelola bisnisnya dengan baik agar bisa memperoleh hasil. Akan tetapi, anda perlu tahu bahwa mendirikan bisnis barbershop bukanlah hal yang mudah. Dimana anda perlu menganalisis kelayakan usaha anda dan menerapkan konsep bisnis barbershop yang tepat.

Konsep Bisnis Barbershop

Melihat praktik dari bisnis barbershop modern yang ada di pasaran, bahwasanya setiap barbershop memiliki kemiripan pada konsep bisnisnya. Bahkan tak sedikit pula barbershop yang dijalankan dengan basis waralaba. Sehingga setiap cabang memiliki konsep yang sama. Setiap konsep bisnis barbershop tersebut dapat anda ketahui pada pembahasan berikut.

 

1. Lokasi Bisnis Barbershop

Salah satu hal yang paling berpengaruh terhadap berlangsungnya bisnis adalah pemilihan tempat atau lokasi usaha. Agar bisnis barbershop anda ramai dikunjungi pelanggan, ada baiknya jika anda memilih lokasi usaha yang dekat dengan orang berlalu lalang. Misalnya di tepi jalan, di dekat fasilitas publik, atau ditempat lainnya.

Jika anda tak memiliki tempat kepemilikan sendiri, anda bisa menyewa tempat seperti kios atau kontrakan di dekat kawasan yang ramai. Hindari membuka bisnis barbershop di daerah sepi. Anda bukannya akan mendapatkan untung malah lebih bunting karena pemasukan yang minim.

 

2. Kualitas SDM pada Bisnis Barbershop

Barbershop merupakan bisnis yang bergerak pada bidang pelayanan pangkas rambut. Dimana setiap tenaga yang bekerja di barbershop dituntut untuk mahir di bidangnya. Contohnya seorang pemangkas rambut hendaknya bisa memangkas rambut dengan berbagai model gaya rambut. Akan lebih baik jika tenaga SDM memiliki kualifikasi kompetensi yang mumpuni.

Agar tenaga SDM anda seperti barber atau capster memiliki keahlian yang lebih lihai, anda perlu mengadakan proses training sesuai bidangnya. Umumnya proses training dilakukan minimal 2 minggu untuk memperoleh tenaga yang kompeten. Anda bisa melakukan training SDM anda baik training sendiri atau menggunakan jasa training dari luar bisnis anda.

 

3. Desain Interior yang Lebih Nyaman

Pangkas rambut biasa yang umumnya memiliki tampilan eksterior dan interior ruang yang sangat sederhana. Namun jika sudah menyebut nama barbershop, pasti manajemen bisnis barbershop sudah cukup ditingkatkan untuk menjadi lebih baik lagi. Seperti pada desain interior yang lebih bersih, nyaman dan enak dipandang setiap pelanggan.

 

4. Layanan yang Ditawarkan

Layanan yang ditawarkan tiap-tiap barbershop tidak selalu pangkas rambut saja. Tetapi ada beberapa pilihan lain yang dijamin akan memanjakan pelanggan. Misalnya ada layanan creambath, pijat kepala, ganti warna rambut, atau cukur rambut untuk anak-anak. Seluruh layanan tersebut bisa ditemukan di hampir setiap barbershop yang ada di tiap-tiap daerah.

 

5. Sistem Promosi dan Pemasaran

Proses promosi hingga pemasaran bisnis barbershop pun tak boleh ketinggalan. Jika hanya bermodalkan banner yang dipasang di lokasi usaha memang belum cukup untuk meningkatkan pelanggan. Ada baiknya jika anda memberikan promosi menarik seperti paket bundling, diskon potongan harga, sistem  harga coret atau pemberian voucher pangkas rambut.

Selain berpromosi secara langsung (offline), anda juga bisa menggunakan alternatif lain yakni melalui jaringan online. Misal anda membuat website resmi dari brand barbershop anda, membuat akun sosial media, atau memanfaatkan fitur layanan iklan di pencarian browser.

Itulah konsep bisnis barbershop yang dapat anda perhatikan dan diterapkan pada bisnis anda. Tujuan utama mengatur konsep bisnis adalah agar lebih terkelola dengan baik. Sehingga anda pun mendapatkan keuntungan lebih, baik dari segi peningkatan tata kelola bisnis hingga cuan yang berhasil anda kumpulkan.

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Sejak awal tahun 2020, pandemi covid-19 mulai merebak dan menjadikan terhalangnya berbagai aktivitas manusia. Mulai dari sekolah, pekerjaan, beragam jenis usaha pun ikut terdampak. Salah satunya adalah bisnis barbershop di masa pandemi yang sifatnya menyangkut pada produk pelayanan publik langsung pun terkena imbasnya.

Bisnis Barbershop Di Masa Pandemi

Saat kasus pasien positif covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan, pemerintah memberlakukan beberapa aturan ketat terkait social anda physical distancing. Sehingga pada bisnis barbershop pun cukup terkendala saat berhadapan langsung dengan pelanggan. Namun ada beberapa tips yang bisa diterapkan bisnis barbershop di masa pandemi, diantaranya :

 

1. Selalu Menerapkan Protokol Kesehatan

Pandemi covid berhubungan erat dengan sistem kekebalan dan kesehatan tubuh manusia. Penularan bisa terjadi melalui percikan droplet ataupun bekas sentuhan dengan penderita. Maka dari itu, setiap pelanggan yang datang ke barbershop hendaknya selalu menerapkan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

 

2. Menerapkan Sistem Pendaftaran Online

Pemerintah menerapkan physical distancing dengan jarak minimal 1 meter. Apabila pelanggan barbershop terlalu berdekatan saat datang ke barbershop, sebaiknya anda perlu memutar otak agar tidak ada kerumunan di bisnis anda. Salah satunya dengan menerapkan sistem pendaftaran online. Misal melalui chat WA, website, ataupun aplikasi.

 

3. Memberi Batasan Kuota Pelanggan Setiap Harinya

Dalam kondisi normal, jika bisnis barbershop anda sering dikunjungi pelanggan, maka dalam kondisi pandemi saat ini anda perlu mengatur strategi baru. Buatlah batasan kuota pelanggan yang datang per harinya. Misal biasanya per hari mendapat 50 pelanggan, kini anda bisa membatasi sekitar 20 – 30 pelanggan. Anda juga bisa membuat membuat pembagian shift.

 

4. Selalu Menjaga Higienitas dan Sterilitas

Seorang barber dalam kegiatannya selalu bersentuhan dengan pelanggan karena terkait dengan layanan barbershop adalah seperti potong rambut. Untuk mengurangi penularan covid, maka hendaknya setiap peralatan cukur dibersihkan hingga steril. Selain itu, anda juga perlu mencuci cover jubah yang digunakan pelanggan saat pangkas rambut.

 

5. Menjaga Kebersihan Lingkungan Bisnis

Mendirikan usaha barbershop di masa pandemi ini memang banyak kendala dan tantangan. Namun jangan mengeluh dari setiap regulasi yang dicanangkan pemerintah terkait pencegahan covid di masyarakat. Anda bisa melihat sisi positif yang ditimbulkan dari keadaan buruk pandemi ini.

Sisi positifnya, anda dituntut untuk selalu menjaga kebersihan dalam lingkungan bisnis barbershop anda. misal membersihkan cermin, lantai, tempat duduk hingga menyemprotkan disinfektan.

 

6. Menerapkan Sistem Pembayaran Digital

Uang menjadi salah satu media yang sering dianggap sebagai sumber penularan virus covid. Sebagai bentuk pencegahan risiko tertular virus, anda bisa menerapkan sistem pembayaran jasa dalam bentuk nontunai. Contohnya yaitu menggunakan uang virtual melalui aplikasi digital atau melalui rekening bank online.

 

7. Membuat Modifikasi Ruangan yang Sesuai Kondisi

Salah satu cara agar tetap produktif di tengah pandemi, anda bisa membuat modifikasi ruangan dengan beberapa komponen tambahan. Misalnya membuat sekat antara satu tempat duduk dengan lainnya. Sekat yang bisa digunakan berupa fiber plastik bening atau acrylic. Selain itu, anda juga bisa memberikan jubah daur ulang yang digunakan untuk sekali pakai.

Itulah beberapa tips yang dapat anda terapkan pada bisnis barbershop di tengah pandemi. Karena virus covid dapat menular melalui sentuhan antar manusia, diharapkan masing-masing pribadi perlu sadar diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Sehingga salam menjalankan bisnis pun, kita harus selalu waspada dan selalu mematuhi peraturan yang berlaku.